Mengasihi Sesama

Mengasihi Sesama
Ibu Theresa dari Calcuta

Sabtu, 01 Desember 2012

Katekismus Gereja Katolik Dalam Setahun - 052

KGK hari ke 52

Versi Bahasa Indonesia


343. Manusia adalah puncak karya penciptaan. [355] Kisah penciptaan dalam Kitab Suci menandaskan ini, dengan membedakan penciptaan manusia secara jelas dari penciptaan makhluk-makhluk yang lain.2

344. Antara semua makhluk terdapat suatu solidaritas, [293, 1939, 2416] karena semua mereka mempunyai Pencipta yang sama, dan semua mereka diarahkan kepada kemuliaan-Nya.
Terpujilah Engkau, Tuhanku, dengan sekalian makhluk-Mu terutama tuanku saudara Surya, dia itu siang dan menerangi dengan pancarannya. Dia itu elok dan bersinar dengan teramat cerahnya, pembawa lambang-Mu, sang Mahaluhur.
Terpujilah Engkau, Tuhanku [1218] karena saudari Air, besar gunanya, merendah, mulia, dan murni. Terpujilah Engkau, Tuhanku, karena saudari kami, Ibu Pertiwi, penyuap dan pengasuh kami, penghasil buah-buahan, bunga beraneka-warna dan hijau-hijauan. Puji dan muliakanlah Tuhanku, beri syukur kepada-Nya, abdilah Dia dengan kerendahan hati besar. (Fransiskus dari Assisi, Gita Sang Surya)

345. Sabat - penutup "enam hari kerja".[2168] Kitab Suci mengatakan "pada hari ketujuh Allah telah menyelesaikan pekerjaan yang dilakukan-Nya itu" - demikianlah "langit dan bumi diselesaikan" - "berhentilah Ia pada hari ketujuh... Dan Allah memberkati hari ketujuh itu dan menguduskan-Nya" (Kej 2:1-3). Kata-kata terilham ini sangat informatif:

346. Allah memberikan dasar dan hukum kepada ciptaan-Nya, yang tetap berilaku.1 [2169] Orang beriman dapat mengandalkannya; mereka dipandangnya sebagai tanda dan jaminan kesetiaan Allah yang tidak tergoyahkan baginya, yang dengannya Allah memegang perjanjian-Nya dengan teguh2. Manusia dari pihaknya harus taat dengan setia kepada dasar dan menghormati hukum, yang telah Allah ukirkan ke dalam ciptaan.

347. Tujuan penciptaan itu ialah Sabat dan dengan demikian penghormatan dan penyembahan Allah. [1145-1152] Kebaktian telah terukir dalam tata penciptaan3. "Kebaktian harus didahulukan dari apa pun" demikian bunyi peraturan santo Benediktus, yang dengan demikian menunjukkan kepada kita urutan kepentingan manusiawi yang tepat.

348. Sabat merupakan pusat hukum Israel. Menghayati perintah-perintah berarti hidup menurut kebijaksanaan dan kehendak Allah yang nyata dalam karya penciptaan-Nya. [2172]

349. Hari kedelapan. Tetapi bagi kita tiba satu hari baru: hari kebangkitan Kristus. [2174] Hari ketujuh menyelesaikan ciptaan pertama. Pada hari kedelapan mulailah penciptaan baru. [1046] Dengan demikian karya penciptaan berpuncak pada karya penebusan yang lebih besar lagi. Ciptaan pertama mendapat arti dan puncaknya dalam penciptaan baru dalam Kristus, yang melampaui yang pertama dalam kecemerlangan.4



Versi Bahasa Inggris

Read the Catechism: Day 52

Part1:The Profession of Faith (26 - 1065)
Section2:The Profession of the Christian Faith (185 - 1065)
Chapter1:I Believe in God the Father (198 - 421)
Article1:"I believe in God the Father almighty, Creator of heaven and earth" (199 - 421)
Paragraph5:Heaven and Earth (325 - 354)
II. THE VISIBLE WORLD
343     Man is the summit of the Creator's work, as the inspired account expresses by clearly distinguishing the creation of man from that of the other creatures.
344     There is a solidarity among all creatures arising from the fact that all have the same Creator and are all ordered to his glory: May you be praised, O Lord, in all your creatures, especially brother sun, by whom you give us light for the day; he is beautiful, radiating great splendor, and offering us a symbol of you, the Most High...
May you be praised, my Lord, for sister water, who is very useful and humble, precious and chaste...
May you be praised, my Lord, for sister earth, our mother, who bears and feeds us, and produces the variety of fruits and dappled flowers and grasses...
Praise and bless my Lord, give thanks and serve him in all humility.
345     The sabbath — the end of the work of the six days. The sacred text says that "on the seventh day God finished his work which he had done", that the "heavens and the earth were finished", and that God "rested" on this day and sanctified and blessed it. These inspired words are rich in profitable instruction:
346     In creation God laid a foundation and established laws that remain firm, on which the believer can rely with confidence, for they are the sign and pledge of the unshakeable faithfulness of God's covenant. For his part man must remain faithful to this foundation, and respect the laws which the Creator has written into it.
347     Creation was fashioned with a view to the sabbath and therefore for the worship and adoration of God. Worship is inscribed in the order of creation. As the rule of St. Benedict says, nothing should take precedence over "the work of God", that is, solemn worship. This indicates the right order of human concerns.
348     The sabbath is at the heart of Israel's law. To keep the commandments is to correspond to the wisdom and the will of God as expressed in his work of creation.
349     The eighth day. But for us a new day has dawned: the day of Christ's Resurrection. The seventh day completes the first creation. The eighth day begins the new creation. Thus, the work of creation culminates in the greater work of redemption. The first creation finds its meaning and its summit in the new creation in Christ, the splendor of which surpasses that of the first creation.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar