Mengasihi Sesama

Mengasihi Sesama
Ibu Theresa dari Calcuta

Selasa, 23 Oktober 2012

Katekismus Gereja Katolik Dalam Setahun - 013

Hari Ke 13.  KGK dalam Setahun

Versi Bahasa Indonesia


Dogma-dogma mengenai iman 

88. Wewenang Mengajar Gereja menggunakan secara penuh otoritas yang diterimanya dari Kristus, apabila ia mendefinisikan dogma-dogma, artinya apabila dalam satu bentuk yang mewajibkan umat Kristen dalam iman dan yang tidak dapat ditarik kembali, ia mengajukan kebenaran-kebenaran yang tercantum di dalam wahyu ilahi atau secara mutlak berhubungan dengan kebenaran-kebenaran demikian.
                                               
1
   Bdk. 1 Tim 6:20; 2 Tim 1:12-14.
2
   Bdk. LG 20.


89. Kehidupan rohani kita dan dogma-dogma itu mempunyai hubungan organis.  [2625] Dogma-dogma adalah cahaya di jalan kepercayaan kita, mereka menerangi dan mengamankannya. Sebaliknya melalui cara hidup yang tepat, pikiran dan hati kita dibuka, untuk menerima cahaya dogma iman itu.1
 
90. Hubungan timbal balik dan kaitan batiniah antara dogma-dogma terdapat dalam wahyu misteri Kristus secara menyeluruh.2[114,  158,  234]  Terdapat "satu tata urutan atau 'hierarki' kebenaran-kebenaran ajaran Katolik, karena berbeda-bedalah hubungannya dengan dasar iman Kristen" (UR 11).

Cita rasa iman adikodrati 

91. Semua orang beriman turut mengambil bagian dalam mengerti dan meneruskan kebenaran yang diwahyukan. Mereka telah menerima urapan Roh Kudus, yang mengajar mereka dan yang membimbing mereka untuk mengenal seluruh kebenaran. [737]


92. "Keseluruhan kaum beriman, yang telah diurapi oleh Yang Kudus  (lih. 1 Yoh 2:20 dan 27),  [785]  tidak dapat sesat dalam beriman; dan sifat mereka yang istimewa itu mereka tampilkan melalui perasaan iman adikodrati segenap umat, bila 'dari para Uskup hingga para awam beriman yang terkecil' mereka secara keseluruhan menyatakan kesepakatan mereka tentang perkara-perkara iman dan kesusilaan" (LG 12).

93. "Dengan perasaan iman yang dibangkitkan dan dipelihara oleh Roh Kebenaran, umat tanpa menyimpang berpegang teguh pada iman,  [889]  yang sekali telah diserahkan kepada para kudus (Yud 3);  dengan pengertian yang tepat umat semakin mendalam menyelaminya, dan semakin penuh menerapkannya dalam hidup mereka" (LG 12).


Tumbuh dalam pengertian iman 

94. Berkat bantuan Roh Kudus maka pengertian mengenai kenyataan, demikian juga formulasi dari pusaka iman dapat bertumbuh dalam kehidupan Gereja: [66, 2651] -  "Karena kaum beriman, yang menyimpannya dalam hati  (lih.  Luk 2:19, 51), merenungkan serta mempelajarinya" (DV 8);  terutama "hendaknya penelitian teologis berusaha mencapai pengertian yang mendalam tentang kebenaran-kebenaran yang diwahyukan" (GS 62, 7).5
 -  "atas dasar pemahaman yang lebih mendalam sekitar inti hal-hal rohani yang dialami" (DV 8); "kata-kata ilahi tumbuh bersama orang yang membacanya" (Gregorius Agung, hom. Ez. 1, 7, 8); [2038, 2518]
-  "atas dasar pewartaan mereka, yang berdasarkan pergantian dalam jabatan Uskup, menerima karisma kebenaran yang pasti" (DV 8).

95. "Maka jelaslah Tradisi Suci, Kitab Suci, dan Wewenang Mengajar Gereja, menurut rencana Allah yang maha bijaksana, saling berhubungan dan berpadu sedemikian rupa, sehingga yang satu tidak ada tanpa kedua lainnya dan semuanya bersama-sama, masing-masing dengan caranya sendiri, di bawah gerakan satu Roh Kudus, membantu secara berdaya guna bagi keselamatan jiwa-jiwa" (DV 10, 3).


1
   Bdk. Yoh 8:31-32.
2
   Bdk. Konsili Vatikan I: "nexus mysteriorum": DS 3016; LG 25.
3
   Bdk. 1 Yoh 2:20.27.
4
   Bdk. Yoh 16:13.
5
   Bdk. GS 44, 2; DV 23; 24; UR 4.








Versi Bahasa Inggris

Read the Catechism: Day 13

Part1:The Profession of Faith (26 - 1065)
Section1:"I Believe" — "We Believe" (26 - 184)
Chapter2:God Comes to Meet Man (50 - 141)
Article2:The Transmission of Divine Revelation (74 - 100)
III. THE INTERPRETATION OF THE HERITAGE OF FAITH
The dogmas of the faith
88     The Church's Magisterium exercises the authority it holds from Christ to the fullest extent when it defines dogmas, that is, when it proposes, in a form obliging the Christian people to an irrevocable adherence of faith, truths contained in divine Revelation or also when it proposes, in a definitive way, truths having a necessary connection with these.
89     There is an organic connection between our spiritual life and the dogmas. Dogmas are lights along the path of faith; they illuminate it and make it secure. Conversely, if our life is upright, our intellect and heart will be open to welcome the light shed by the dogmas of faith.
90     The mutual connections between dogmas, and their coherence, can be found in the whole of the Revelation of the mystery of Christ. "In Catholic doctrine there exists an order or hierarchy of truths, since they vary in their relation to the foundation of the Christian faith."
The supernatural sense of faith
91     All the faithful share in understanding and handing on revealed truth. They have received the anointing of the Holy Spirit, who instructs them and guides them into all truth.
92     "The whole body of the faithful... cannot err in matters of belief. This characteristic is shown in the supernatural appreciation of faith (sensus fidei) on the part of the whole people, when, from the bishops to the last of the faithful, they manifest a universal consent in matters of faith and morals."
93     "By this appreciation of the faith, aroused and sustained by the Spirit of truth, the People of God, guided by the sacred teaching authority (Magisterium),... receives... the faith, once for all delivered to the saints... The People unfailingly adheres to this faith, penetrates it more deeply with right judgment, and applies it more fully in daily life."
Growth in understanding the faith
94     Thanks to the assistance of the Holy Spirit, the understanding of both the realities and the words of the heritage of faith is able to grow in the life of the Church:
  • "through the contemplation and study of believers who ponder these things in their hearts"; it is in particular "theological research [which] deepens knowledge of revealed truth".
  • "from the intimate sense of spiritual realities which [believers] experience", the sacred Scriptures "grow with the one who reads them."
  • "from the preaching of those who have received, along with their right of succession in the episcopate, the sure charism of truth".
95     "It is clear therefore that, in the supremely wise arrangement of God, sacred Tradition, Sacred Scripture and the Magisterium of the Church are so connected and associated that one of them cannot stand without the others. Working together, each in its own way, under the action of the one Holy Spirit, they all contribute effectively to the salvation of souls."

Tidak ada komentar:

Posting Komentar