Mengasihi Sesama

Mengasihi Sesama
Ibu Theresa dari Calcuta

Jumat, 12 Oktober 2012

Katekismus Gereja Katolik Dalam Setahun - hari 002


PROLOG ( no 1 -25)


“Bapa ... Inilah hidup yang kekal itu, yaitu bahwa mereka mengenal Engkau, satu-satunya Allah yang benar, dan mengenal Yesus Kristus yang telah Engkau utus.” (Yoh 17:3). Allah, Juru Selamat kita “Juruselamat kita, menghendaki supaya semua orang diselamatkan dan memperoleh pengetahuan akan kebenaran” (1Tim 2:3-4). Sebab, “di bawah kolong langit ini tidak ada nama lain yang diberikan kepada manusia yang olehnya kita dapat diselamatkan.” (Kis 4:12), selain nama YESUS. 
III. Tujuan dan Sasaran Katekismus

11.      Katekismus ini hendak menyampaikan dalam terang Konsili Vatikan II dan seluruh tradisi Gereja satu sintesis yang organis mengenai isi yang hakiki dan mendasar tentang ajaran iman dan kesusilaan Katolik. Sumber-sumber utamanya adalah Kitab Suci, bapa-bapa Gereja, liturgi, dan magisterium Gereja. Katekismus ini dimaksudkan sebagai "acuan untuk katekismus atau kompendium yang harus disusun di berbagai wilayah" (Sinode para Uskup 1985, Laporan Akhir II B a 4).


12.      Katekismus ini diperuntukkan terutama bagi mereka yang bertanggung-jawab mengenai katekese: pada tempat pertama untuk para Uskup sebagai guru iman dan gembala Gereja. Katekismus ini diberikan kepada mereka sebagai bantuan kerja dalam tugas mengajar Umat Allah. Selain bagi para Uskup, katekismus ini juga dimaksudkan bagi pengarang katekismus, para imam, dan katekis. Tetapi diharapkan, agar juga merupakan bacaan berguna bagi semua warga Kristen yang lain.


IV. Kerangka Katekismus

13.      Katekismus ini disusun sesuai dengan keempat tiang utama dalam tradisi besar penyusunan katekismus: pengakuan iman pembaptisan (pengakuan iman atau syahadat), Sakramen-Sakramen iman, kehidupan iman (perintah-perintah) dan doa orang beriman (Bapa Kami).

Pengakuan Iman (Bagian I)

14.      Barang siapa bergabung dengan Kristus melalui iman dan Pembaptisan harus mengakui iman pembaptisannya di depan manusia[1]. Karena itu, katekismus ini berbicara pertama-tama mengenai wahyu, olehnya Allah berpaling kepada manusia dan memberikan Diri kepadanya, dan mengenai iman, dengannya manusia menjawab wahyu Allah itu (Seksi I). Pengakuan iman mencakup semua anugerah yang diberikan Allah kepada manusia sebagai pemrakarsa segala yang baik, sebagai penebus, dan sebagai pengudus. Pengakuan iman tersusun sesuai dengan tiga pokok utama iman pembaptisan kita yaitu: iman kepada Allah yang esa, Bapa yang maha kuasa, dan Pencipta; iman kepada Yesus Kristus, Putera-Nya, Tuhan kita, dan Penebus. Dan iman kepada Roh Kudus dalam Gereja yang kudus (Seksi II).

Sakramen-Sakramen Iman (Bagian II)

15.      Bagian kedua dari katekismus menguraikan bagaimana keselamatan, yang dikerjakan satu kali untuk selama-lamanya oleh Allah melalui Yesus Kristus dalam Roh Kudus itu, dihadirkan bagi kita melalui kegiatan-kegiatan kudus liturgi Gereja (Seksi I), terutama melalui ketujuh Sakramen (Seksi II).


Kehidupan dalam Iman (Bagian III)

16.      Bagian ketiga menjelaskan tujuan akhir manusia yang diciptakan menurut citra Allah: kebahagiaan; bagian ini memperkenalkan juga jalan menuju ke tujuan itu: tindakan yang bebas dan tepat dengan bantuan petunjuk dan rahmat Allah (Seksi I). Tindakan ini ialah memenuhi hukum ganda cinta kasih seperti yang dikembangkan dalam sepuluh perintah Allah (Seksi II).

Doa dalam Kehidupan Iman (Bagian IV)

17.      Bagian terakhir katekismus berbicara tentang arti dan nilai doa dalam kehidupan seorang beriman (Seksi I). Bagian ini ditutup dengan satu komentar singkat mengenai ketujuh permohonan doa Tuhan, "Bapa Kami" (Seksi II). Dalam permohonan-permohonan ini terdapat keseluruhan isi harapan kita yang akan dianugerahkan Bapa surgawi kepada kita.




[1]     Bdk. Mat 10:32; Rm 10:9.

Versi Bahasa Inggris


Read the Catechism: Day 2

Prologue (1 - 25)
"FATHER, ... this is eternal life, that they may know you, the only true God, and Jesus Christ whom you have sent." "God our Savior desires all men to be saved and to come to the knowledge of the truth." "There is no other name under heaven given among men by which we must be saved" - than the name of JESUS.
III. THE AIM AND INTENDED READERSHIP OF THE CATECHISM
11     This catechism aims at presenting an organic synthesis of the essential and fundamental contents of Catholic doctrine, as regards both faith and morals, in the light of the Second Vatican Council and the whole of the Church's Tradition. Its principal sources are the Sacred Scriptures, the Fathers of the Church, the liturgy, and the Church's Magisterium. It is intended to serve "as a point of reference for the catechisms or compendia that are composed in the various countries".
12     This work is intended primarily for those responsible for catechesis: first of all the bishops, as teachers of the faith and pastors of the Church. It is offered to them as an instrument in fulfilling their responsibility of teaching the People of God. Through the bishops, it is addressed to redactors of catechisms, to priests, and to catechists. It will also be useful reading for all other Christian faithful.
IV. STRUCTURE OF THIS CATECHISM
13     The plan of this catechism is inspired by the great tradition of catechisms which build catechesis on four pillars: the baptismal profession of faith (the Creed), the sacraments of faith, the life of faith (the Commandments), and the prayer of the believer (the Lord's Prayer).
Part One: The Profession of Faith
14     Those who belong to Christ through faith and Baptism must confess their baptismal faith before men. First therefore the Catechism expounds revelation, by which God addresses and gives himself to man, and the faith by which man responds to God (Section One). The profession of faith summarizes the gifts that God gives man: as the Author of all that is good; as Redeemer; and as Sanctifier. It develops these in the three chapters on our baptismal faith in the one God: the almighty Father, the Creator; his Son Jesus Christ, our Lord and Savior; and the Holy Spirit, the Sanctifier, in the Holy Church (Section Two).
Part Two: The Sacraments of Faith
15     The second part of the Catechism explains how God's salvation, accomplished once for all through Christ Jesus and the Holy Spirit, is made present in the sacred actions of the Church's liturgy (Section One), especially in the seven sacraments (Section Two).
Part Three: The Life of Faith
16     The third part of the Catechism deals with the final end of man created in the image of God: beatitude, and the ways of reaching it — through right conduct freely chosen, with the help of God's law and grace (Section One), and through conduct that fulfills the twofold commandment of charity, specified in God's Ten Commandments (Section Two).
Part Four: Prayer in the Life of Faith
17     The last part of the Catechism deals with the meaning and importance of prayer in the life of believers (Section One). It concludes with a brief commentary on the seven petitions of the Lord's Prayer (Section Two), for indeed we find in these the sum of all the good things which we must hope for, and which our heavenly Father wants to grant us.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar