Mengasihi Sesama

Mengasihi Sesama
Ibu Theresa dari Calcuta

Minggu, 16 Juni 2013

Katekismus Gereja Katolik Dalam Setahun - 244

KGK ke 244

IV. * "Di surga"

2794. Ungkapan biblis ini tidak berbicara tentang suatu tempat [ruang], tetapi satu cara berada; bukan tentang jauhnya Allah, melainkan keagungan-Nya. Bapa kita itu bukan "di tempat lain", melainkan Ia ada "di seberang segala sesuatu" yang dapat kita pikirkan mengenai kekudusan-Nya. Justru karena Ia tiga kali kudus, maka Ia dekat dengan hati yang rendah dan penuh sesal.
"Sepantasnya orang beranggapan bahwa kata-kata "Bapa kami yang ada di surga" berbicara tentang hati orang yang jujur, di mana Allah tinggal seperti dalam kanisah-Nya. Karena itu, juga pendoa akan menghendaki dan merindukan bahwa Ia yang ia sapa, tinggal di dalam dia" (Agustinus, serm. Dom. 2, 5, 17).
1 Bdk. 1 Yoh 5:1; Yoh 3:5.
2 Bdk. Ef 4:4-6.
3 Bdk. UR 8; 22.
4 Bdk. Mat 5:23-24; 6:14-16.
5 Bdk. NA5.
"Surga dapat juga berarti mereka, yang membawa gambaran dunia surgawi dalam dirinya dan di mana Allah tinggal dan berjalan-jalan" (Sirilus dari Yerusalem, catech. myst. 5, 11).

2795. Lambang surga menunjuk misteri perjanjian, yang kita hayati, apabila kita berdoa kepada Bapa. Ia ada dalam surga. Inilah tempat tinggal-Nya. Jadi rumah Bapa adalah juga "tanah air" kita. Dosa telah menghalau kita dari tanah perjanjian,1 dan pertobatan hati membiarkan kita kembali lagi kepada Bapa di surga.2 Di dalam Kristus, surga dan bumi diperdamaikan lagi,3 karena hanya Putera "turun dari surga", dan hanya Ia membiarkan kita naik kembali ke surga bersama Dia melalui salib, kebangkitan dan kenaikan-Nya ke surga.4

2796. Kalau Gereja mendoakan "Bapa kami yang ada di surga" ia mengakui bahwa kita adalah umat Allah, yang "tersembunyi bersama dengan Kristus" (Kol 3:3) telah mempunyai "satu tempat di surga".5 Ia juga mengakui bahwa pada waktu yang sama juga berlaku bagi kita: "Di dalam kemah ini kita mengeluh, karena kita rindu mengenakan tempat kediaman sorgawi di atas tempat kediaman kita yang sekarang ini" (2 Kor 5:2).6
"Mereka [orang Kristen] berada di dalam daging, tetapi mereka tidak hidup menurut daging. Mereka tinggal di bumi, tetapi mereka itu warga surga" (Diognet 5, 8-9).

TEKS-TEKS SINGKAT

2797. Kepercayaan yang sederhana dan setia, harapan yang rendah hati dan gembira adalah sikap yang dengannya kita harus mendoakan Bapa Kami.

2798. Kita dapat menyapa Allah sebagai "Bapa", karena Putera Allah yang telah menjadi manusia, menyatakan-Nya kepada kita. Oleh Pembaptisan kita sudah dijadikan anggota Putera Allah dan anak angkat Allah.

2799. Doa Tuhan memasukkan kita ke dalam persekutuan dengan Bapa dan dengan Putera-Nya Yesus Kristus. Doa ini sekaligus menyatakan kita kepada diri kita sendiri di dalam doa ini.7

2800. Doa kepada Bapa kita harus membangkitkan di dalam kita kehendak menjadi serupa dengan Dia, dan membuat hati kita menjadi remuk redam dan penuh kepercayaan.

2801. Kalau kita menamakan Allah Bapa "kita", kita mendasarkan diri atas perjanjian baru dalam Yesus Kristus, atas persekutuan dengan Tritunggal Mahakudus dan atas cinta ilahi, yang dengan perantaraan Gereja meluas ke seluruh bumi.

2802. Di "surga" tidak berarti tempat, tetapi keagungan Allah dan kehadiran-Nya di dalam hati orang-orang yang benar Surga, rumah Bapa, adalah tanah air yang sesungguhnya, kita mengejarnya dan sekarang kita sudah termasuk di dalamnya.
1 Bdk. Kej 3.
2 Bdk. Yer 3:19-4:1a; Luk 15:18. 21.
3 Bdk. Yes 45:8; Mzm 85:12.
4 Bdk. Yoh 12:32; 14:2-3; 16:28; 20:17; Ef 4:9-10; Ibr 1:3; 2:13.
5 Bdk. Ef 2:6.
6 Bdk. Flp 3:20; Ibr 13:14.
7 Bdk. GS 22, 1.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar