Mengasihi Sesama

Mengasihi Sesama
Ibu Theresa dari Calcuta

Jumat, 19 Agustus 2016

SEPUTAR ROSARIO

Kemarin saya buka-buka file mengenai Bunda Maria, saya temukan tulisan sahabat saya almarhum, saya pikir bagus juga ya kalau saya muat di sini sebagai penambah pengetahuan, sekaligus sebagai tambahan pengetahuan mengenai Rosario, selamat menyimak .

ROSARIO
SANTA PERAWAN MARIA

Rosario berasal dari kata “Rosa” dalam bahasa Latin berarti Bunga Mawar. Rosarium = Rosario berarti rangkaian bunga mawar.  Dengan berdoa Rosario, secara simbolis kita memberikan mahkota (korona) dari rangaian bunga mawar kepada Bunda Maria yang merupakan Ibu surgawi kita.

Pada tahun 1573, Paus Gregorius XIII menetapkan tanggal 7 Oktober sebagai pesta peringatan Maria Ratu Rosario.

Pesta ini dimaksudkan untuk mengenang kemenangan armada laut Kristen mengalahkan armada Turki yang mengancam pantai negara-negara Kristen di seluruh Laut Tengah pada 7 Oktober 1571 di Lepanto, Timur Tengah.  Diyakini bahwa ke-menangan tersebut disebabkan oleh Doa Rosario yang didoakan oleh umat ketika terjadi perang.

Pada tahun 1884, Paus Leo XIII (Paus Rosario) menetapkan bulan Oktober sebagai bulan Rosario dan menghimbau agar umat berdoa Rosario setiap hari terutama di bulan ini.
Pada tahun 2002, Paus Yohanes Paulus II menetapkan Tahun Rosario yang dimulai dari bulan Oktober 2002 sampai dengan Oktober 2003.

1.   Sekilas Sejarah Rosario
      Sekitar abad pertengahan:
Para rahib Irlandia mempunyai doa wajib yaitu pembacaan 150 Mazmur.  Dalam perkembangannya, karena terlalu panjang, maka doa dibagi menjadi 3 kelompok terdiri dari 50 Mazmur.  Karena banyak diantaranya masih buta huruf, maka doa ini diganti dengan doa 150 ’Bapa Kami’, tetapi dibagi 3 kelompok yang terdiri dari 50 ’Bapa Kami’.  Pada waktu itu menggunakan batu kerikil sebagai alat hitung atau meng-gunakan simpul tali.

      Abad ke-11:
            Santo Petrus Damianus memprakarsai kebiasaan mendaraskan 150 Salam  
             Maria sebagai ganti Bapa kami.

      Abad ke-12:
            Muncul berbagai rumusan doa pengulangan Salam Maria yang dikaitkan  
             dengan 15 peristiwa (misteri) kehidupan Yesus.

      Abad ke-13:
            Berdasarkan tradisi, Santo Dominik Guzman menerima Rosario dari Bunda 
             Maria sebagai senjata melawan ajaran palsu pada saat itu.

      Abad ke-14:
            Seorang biarawan asal daerah sungai Rhein dari Kalkar meluncurkan gagasan 
            untuk membagikan 150 Salam Maria dalam puluhan yang dipisahkan oleh sebua doa Bapa
            Kami.

      Abad ke-17:
            Meluasnya kebiasaan untuk menambahkan Doa Kemuliaan pada setiap akhir 
             dari rangkaian.
      Abad ke-20:
            Pada penampakan di Fatima, Bunda Maria mengajarkan doa: ”Ya Yesus yang baik, 
             ampunilah dosa-dosa kami, hindarkanlah kami dari api neraka dan hantarkanlah jiwa-jiwa
             ke surga terutama yang membutuhkan kerahiman-Mu” setelah Doa Kemuliaan.
      Abad ke-21:
            Paus Paulus Yohanes II menambahkan 5 peristiwa (misteri) yang diberi nama 
             Misteri Cahaya.
2.    Rosario Sebagai Saluran Karunia Rohani
      St. Dominik Guzman (1170-1221):
Menurut tradisi, Beato Allan de Rupe yang lahir sekitar tahun 1428 menulis bahwa Bunda Maria memberikan rosario (dalam bentuk 5 dasa ’Salam Maria’) kepada St. Dominik sebagai senjata penangkal bermacam-macam ajaran palsu (bidaah Albigen-sian) pada waktu itu.  Baik Beato Alan de Rupe maupun St. Dominik adalah keluarga besar Ordo Dominikan dan keduanya mendapat penampakan dan pesan Bunda Maria antara lain 15 karunia rohani bagi yang mendaraskan Doa Rosario dengan tekun dan bakti (devosi) yang sehat.
3.    15  Karunia Rohani Berdoa Rosario
1.      Barangsiapa dengan setia berdoa Rosario untuk menghormati aku, akan menerima rahmat-rahmat istimewa.
2.      Aku menjanjikan perlindungan khusus dan rahmat paling besar kepada mereka yang selalu berdoa Rosario.
3.      Rosario adalah senjata ampuh untuk memerangi neraka, memberantas kejahatan, mengurangi dosa dan mengalahkan kesesatan iman.
4.      Rosario akan menumbuhkan kebajikan, karya penyelamatan serta kerahiman Allah yang berlimpah akan diberikan kepada jiwa-jiwa, hati manusia akan dijauhkan dari cinta dunia dan dialihkan kepada hal-hal yang abadi dan jiwa-jiwa akan disucikan.
5.      Jiwa yang mempersembahkan diri kepadaku melalui doa rosario tidak akan musnah.
6.      Barangsiapa berdoa Rosario dengan penuh kesungguhan dan merenungkan peristiwa-peristiwa sucinya tidak akan ditimpa kemalangan. Allah tidak akan meng-hukumnya dan dia tidak akan mati mendadak; kalau dia berbuat baik, dia akan tetap berada dalam rahmat Allah dan layak menerima hidup kekal.
7.      Barangsiapa berdoa Rosario dengan sungguh-sungguh, tidak akan mati tanpa menerima sakramen-sakramen Gereja.
8.      Mereka yang berdoa Rosario dengan setia akan melihat cahaya ilahi dan segala rahmatnya sepanjang hidup dan pada saat ajalnya; pada saat kematiannya, mereka akan menkmati pahala dengan para kudus di surga.
9.      Barangsiapa tekun berdoa Rosario akan kubebaskan dari Api Penyucian.
10.  Mereka yang setia pada Rosario akan menikmati kemuliaan besar di surga.
11.  Permohonanmu melalui perantaraanku dengan Doa Rosario akan dikabulkan.
12.  Barangsiapa mewartakan Rosario Suci akan menerima bantuanku dalam kebutuhan mereka.
13.  Putera Ilahiku telah memberitahukan bahwa semua pendukung Rosario akan dibela pada Pengadilan Terakhir selama hidup dan pada saat kematian mereka.
14.  Semua orang yang berdoa Rosario adalah anak-anakku dan saudara-saudara dari Puteraku Yang Tunggal Yesus Kristus.
15.  Devosi kepada rosarioku adalah pratanda keselamatan yang besar.
   
 ”Doa Rosario telah menemani saya saat suka dan duka.
Pada Doa Rosario saya mempercayakan setiap keprihatinan.
Dan di dalam Doa Rosario, saya selalu mendapat peneguhan”.
Paus Yohanes Paulus II

SURAT APOSTOLIK “ROSARIO SANTA PERAWAN MARIA”

Vatican Information Service (VIS), dalam siaran persnya mengumumkan bahwa pada tanggal 16 Oktober 2002, Sri Paus Yohanes Paulus II telah menandatangani dan mengumumkan sebuah Surat Apostolik yang berjudul : ROSARIUM VIRGINIS MARIAE.  Dalam Surat Apostolik itu diumumkan tentang penambahan 5 (lima) misteri baru kepada Rosario Santa Perawan Maria yaitu PERISTIWA CAHAYA, dan TAHUN ROSARIO yang dimulai dari Oktober 2002 s/d Oktober 2003.  Paus Yohanes Paulus II menandai peringatan 24 tahun pelantikannya sebagai Paus, dengan menandatangani surat apostolik tersebut pada saat mengadakan audiensi mingguannya di lapangan Basilika Santo Petrus.  Kelima PERISTIWA CAHAYA pada Rosario Santa Perawan Maria yang dianjurkan Paus adalah :
1.   Yesus dibaptis di Sungai Yordan;
2.   Yesus menyatakan diri-Nya pada pesta nikah di Kana;
3.   Yesus mewartakan Kerajaan Allah dan menyerukan pertobatan;
4.   Yesus dipermuliakan di atas Gunung Tabor;
5.   Yesus menetapkan Ekaristi.

Bapa Suci meminta setiap umat Katolik, khususnya selama tahun rosario, untuk berdoa Rosario sesering mungkin, dengan penuh cinta dan dengan penghayatan bahwa Doa Rosario akan mempersatukan mereka dengan Bunda Maria serta menghantar mereka kepada Yesus.

Tambahan lima PERISTIWA CAHAYA yaitu masa perutusan Yesus di hadapan orang banyak, adalah untuk lebih menekankan bahwa pusat devosi Maria, dimana salah satu bentuk dan praktek lahiriahnya adalah berdoa Rosario, ialah pada Kristus.  Bapa Suci meminta agar Doa Rosario mendapat tempat yang istimewa dalam doa keluarga.  Mendaraskan Doa Rosario bersama-sama dalam keluarga, akan mempersatukan mereka dengan Keluarga Kudus, membawa harapan-harapan serta persoalan-persoalan mereka kepada Tuhan, serta memusatkan perhatian mereka kepada gambaran kehidupan Kristus sendiri, sehingga Kristus menjadi pusat kehidupan keluarga kristiani, lewat semua permenungan peristiwa-peristiwa Rosario Suci Santa Perawan Maria.

PEDOMAN RENUNGAN ROSARIO HARIAN :

Peristiwa Gembira  :  Senin dan Sabtu
Peristiwa Duka       :  Selasa dan Jumat
Peristiwa Mulia      :  Rabu dan Minggu
Peristiwa Cahaya   :  Kamis

 

(Dikutip dari “Ave Maria” , Marian Centre Indonesia; e-mail:  avemaria@

 


PERISTIWA-PERISTIWA  DOA ROSARIO


Peristiwa Gembira (Senin & Sabtu):
1.      Maria menerima kabar gembira dari Malaikat Gabriel.
2.      Maria mengunjungi Elisabet, saudarinya.
3.      Yesus dilahirkan di kandang Betlehem.
4.      Yesus dipersembahkan dalam Bait Allah.
5.      Yesus diketemukan dalam Bait Allah.

Peristiwa Sedih  (Selasa & Jum’at)
1.      Yesus berdoa kepada Bapa-Nya di surga dalam sakratul maut
2.      Yesus didera.
3.      Yesus dimahkotai duri.
4.      Yesus memanggul salib-Nya ke Gunung Kalvari.
5.      Yesus wafat di salib.

Peristiwa Mulia  (Rabu & Minggu)
1.      Yesus bangkit dari kematian.
2.      Yesus naik ke surga.
3.      Roh Kudus turun atas para Rasul.
4.      Maria diangkat ke surga.
5.      Maria dimahkotai di surga.

Peristiwa Terang (Kamis)
1.      Yesus dibaptis di Sungai Yordan.
2.      Yesus menyatakan diri-Nya pada pesta perkawinan di Kana.
3.      Yesus mewartakan Kerajaan Allah  dan menyerukan pertobatan.
4.      Yesus dipermuliakan di atas Gunung Tabor.
5.      Yesus menetapkan Ekaristi.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar